Tiap tahun ke tahun terjadi penurunan pendapatan pada masyarakat Jakarta untuk tingkat ekonomi menengah ke bawah. Yang disebabkan karena setiap tahunnya nilai kerugian masyarakat mencapai Rp43 triliun per tahun oleh belanja boros akibat kemacetan. Hal ini berarti ada korelasi positif antara kemacetan arus lalu lintas dan ekonomi masyarakat.
Hal ini disebabkan karena adanya pengeluaran tambahan yang dibebankan warga akibat kemacetan, yakni belanja onderdil yang meningkat, pembelian bahan bakar minyak (BBM) serta timbulnya penyakit fisik dan psikis. Memang jika menelusuri faktor penyebab kemacetan arus lalu lintas sangatlah kompleks dan beragam, mulai dari angka pertumbuhan penduduk disertai transaksi jual beli kendaraan bermotor yang meningkat dari hari ke hari, urbanisasi, dll.
Pemerintah DKI Jakarta pernah mengemukakan empat opsi mengatasi kemacetan yakni ERP (electronic road pricing), pengaturan nomor polisi ganjil genap, three in one, dan penetapan tarif parkir dengan harga tinggi. Namun, pertanyaannya sampai kapan opsi itu bisa bertahan? Sementara itu, kondisi yang ada sekarang, tercatat luas jalan di Jakarta hanya sekitar 6% dari total luas wilayah, sedangkan rasio jumlah kendaraan mencapai 178 mobil per 1.000 orang.
Jadi Pemerintah harus lebih tegas dan memikirkan langkah apa yang harus diambil untuk meminimalisir tingkat kemacetan yang terjadi di ibukota.
Jumat, 11 Maret 2011
Masa Depan Indonesia Tanpa Korupsi ( BI 2 SOFTSKILL 2011 )
Pada dasarnya korupsi ada pada zaman nenek moyang kita terdahulu. Dan korupsi juga berada di berbagai tempat. Korupsi juga tidak mengenal waktu. Dari tingkat RT, kelurahan, kecamatan bahkan yang paling besar adalah tingkat MPR, DPR dan pajak. Salah satu contohnya sudah menjadi rahasia umum yaitu kasus mafia pajak, Gayus Tambunan.
Di zaman Soekarno pun korupsi sudah mulai menjamur. Jadi sudah tak asing laji jika di jaman sekarang korupsi sudah mulai meraja lela.
Seharusnya para petinggi-petinggi kita tidak mementingkan ego masing-masing untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Sesungguhnya yang menjadi korban dari korupsi tersebut adalah rakyak-rakyat kecil.
Uang hasil korupsi sebenarnya bisa membuat Indonesia menjadi Negara yang lebih baik dari sekarang. Uang tersebut bisa dipergunakan untuk membantu rakyat miskin yang berada di pinggir jalan, membangun lapangan pekerjaan, atau membangun sekolah-sekolah gratis bagi orang-orang yang tidak mempunyai biaya untuk mencapai cita-cita. Indonesia juga bisa menjadi Negara maju jika tanpa korupsi.
Di zaman Soekarno pun korupsi sudah mulai menjamur. Jadi sudah tak asing laji jika di jaman sekarang korupsi sudah mulai meraja lela.
Seharusnya para petinggi-petinggi kita tidak mementingkan ego masing-masing untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Sesungguhnya yang menjadi korban dari korupsi tersebut adalah rakyak-rakyat kecil.
Uang hasil korupsi sebenarnya bisa membuat Indonesia menjadi Negara yang lebih baik dari sekarang. Uang tersebut bisa dipergunakan untuk membantu rakyat miskin yang berada di pinggir jalan, membangun lapangan pekerjaan, atau membangun sekolah-sekolah gratis bagi orang-orang yang tidak mempunyai biaya untuk mencapai cita-cita. Indonesia juga bisa menjadi Negara maju jika tanpa korupsi.
TOPIK PI KU ( BI 2 SOFTSKILL 2011 )
Tidak terasa sudah 3 tahun lamanya saya menjadi mahasiswa jurusan manajemen fakultas ekonomi Universitas Gunadarma. Tidak terasa juga disemester 6 ini saya sudah harus menerjakan tugas yang lumayan sulit (buat saya). Tugas tersebut adalah PI alias Penulisan Ilmiah.
Pada tugas penulisan ilmiah ini saya memutuskan untuk mengambil judul “STUDI KELAYAKAN BISNIS pada RUMAH MAKAN PADANG ‘BUKIT INDAH’” yang berada di jl. Akses UI lebih tepatnya di samping Universitas Gunadarma. Pada awalnya hampir setiap siang saya makan di rumah makan tersebut. Dari situlah saya mempunyai ide untuk menjadikan rumah makan tersebut sebagai tugas penulisan ilmiah.
Saya sangat tertarik mengambil judul tersebut karena saya ingin meneliti apakah usaha rumah makan tersebut layak untuk dilanjutkan dengan investasi dan laba yang sudah saya dapatkan. Data yang saya perolehpun didapat melalui wawancara dari si empunya rumah makan tersebut.
Pada tugas penulisan ilmiah ini saya memutuskan untuk mengambil judul “STUDI KELAYAKAN BISNIS pada RUMAH MAKAN PADANG ‘BUKIT INDAH’” yang berada di jl. Akses UI lebih tepatnya di samping Universitas Gunadarma. Pada awalnya hampir setiap siang saya makan di rumah makan tersebut. Dari situlah saya mempunyai ide untuk menjadikan rumah makan tersebut sebagai tugas penulisan ilmiah.
Saya sangat tertarik mengambil judul tersebut karena saya ingin meneliti apakah usaha rumah makan tersebut layak untuk dilanjutkan dengan investasi dan laba yang sudah saya dapatkan. Data yang saya perolehpun didapat melalui wawancara dari si empunya rumah makan tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)
